Physiotalk: Bebaskan Nyeri Punggung Bawah dengan Latihan ini!

Nyeri punggung bawah (LBP) adalah alasan paling umum kelima pasien datang ke dokter. Nyeri punggung bawah mempengaruhi hampir 60-80% orang sepanjang hidup penderitanya1. Belum terdapat data spesifik mengenai jumlah nyeri punggung bawah di Indonesia namun diperkiraan selalu ada kenaikan tiap tahunnya. Prevalensi terjadinya Nyeri Punggung Bawah cukup tinggi yaitu hampir 30% pekerja di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dan Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru mengalami nyeri punggung bawah2. Meskipun tidur dan tidak beraktivitas dapat mengurangi nyeri untuk sementara namun hal ini sebenarnya perlu dihindari karena dapat memperburuk kondisi nyeri punggung bawah. Nyeri punggung dapat menjadi kondisi yang membuat stres bagi orang yang menderita penyakit tersebut, ini dikarenakan nyeri punggung dapat menghalangi aktivitas sehari-hari. Namun tetap aktif dapat membantu meredakan gejalanya. Bagi anda yang sibuk cobalah latihan berikut, yang dapat dilakukan di tempat kerja ataupun rumah untuk mengurangi nyeri pada punggung yang sakit.

physiotalk 1.1.jpg

Duduk di ujung depan kursi dengan tangan bertumpu pada lutut. Tarik napas dan bawa pinggul ke depan, angkat dada ke atas. Buang napas dan dorong pinggul ke belakang, putar bahu kedepan dan turunkan dagu ke arah dada. Ulangi 3- 5x pada gerakan 1 dan 3.

 

physiotalk 1.2

Duduk tegak seperti gambar diatas dengan jarak kedua kaki selebar bahu. Secara perlahan bawa tangan ke arah lantai. Bungkukkan badan dan bawa kepala diantara dua lutut. Tahan selama 10 detik. Bangun perlahan-lahan ke posisi semula untuk menghindari pusing saat duduk.

 

 

physiotalk 1 (6)

Posisikan punggung atas sampai pinggang menempel pada dinding. Kedua lutut ditekuk sampai 90º dan jarak antara dua kaki sejajar dengan lebar bahu. Gerakan punggung ke atas dan ke bawah semampunya. Dilakukan 8x pengulangan.

Sc:
1Truchon M. Determinants of chronic disability related to low back pain: towards an integrative biopsychosocial model. Disabil Rehabil. 2001 Nov 20;23(17):758-67.Level of evidence 2B
2M Patrianingrum. 2015. Prevalensi dan Faktor Risiko Nyeri Punggung Bawah di Lingkungan Kerja Anestesiologi Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung. Bandung. Jurnal FK Unpad

 

I have Back Pain, again!

*Input sad song

This happened to me again. Just few weeks ago I came back from my trip. Good experience but left me exhausted.  But since it was still holiday-time, I left my self at house, sat, watched some movie or enjoyed drama episode and slept. There was not so much movement I did. And here I am, getting my low back pain again. As I said before in my previous post that this is national disaster that everyone can experience this pain with varieties of etiology. I suspect this pain come to me again because of my bad posture and my sedentary life in those week. Well I spend my time with slouching in chair so no wonder it back again. There are another pose that make you get bad posture. Usually, college students, office worker, or someone that hooked with computer or phone did this posture.

Jpeg

My posture in entire week

 

Those postures above don’t always give you discomfort but if you do those overtime you need to seek physiotherapy because later you can get low back pain. Those postures actually give strain to muscles and affected the soft tissue at your spine. And wallaa~ you may get muscle imbalance soon that can lead to low back pain. Before it turn out bad, try change your posture to be better. I usually do some stretches (I will post later), change your position half an hour, and pay attention to your ergonomic position. So, do you have another option that can ease your acute low back pain?

Physiotherapy in ICU Patients

In general perception, physiotherapy can act as a activator to patients for improving muscular strength. BUT, do you all know that Physiotherapy actually not just stand to help you on rehab condition? Some researchers believe that physiotherapy is underrated branch which may help patients on ICU to get better result. When is it happen? Well first…..The intensivists-people (Read: the physician who specializes in the care of critically ill patients in the intensive care unit/ICU) need to make decision at the right time and initiate the physiotherapist at an early stage. Next it will be role of physiotherapy to give treatment that suit patients condition. So far studies have proved that physiotherapy in early stage result in reduce hospitalization and better outcome in ICU patients.

 

There are certain intervention in physiotherapy which will help the patient with oxygenation and promote airway clearance. Based on Castro (2013), The presence of a physiotherapist in the intensive care unit contributes decisively to the early recovery of the patient, reducing mechanical ventilation support need, number of hospitalization days, incidence of respiratory infection and risk of mortality. In my experiences, ICU patients may suffer from muscle weakness and physical disability. Physiotherapists usually work in patients to treat functional impairment especially in the patient on mechanical ventilation support. Furthermore, they have some difficulty breathing because of some problems in airway. The physiotherapy treatment is addressed to prevent and reduce potential pulmonary complications such as hypoventilation, hypoxemia and infection in order to restore muscular and pulmonary function as fast as possible (Burtin, 2009).

 

 

  • Antonio A.M. Castro. Chest physiotherapy effectiveness to reduce hospitalization and mechanical ventilation length of stay, pulmonary infection rate and mortality in ICU patients. Respiratory Medicine (2013) 107
  • Burtin C, Clerckx B, Robbeets C, et al. Early exercise in critically ill patients enhances hort-term functional recovery. Crit Care Med 2009;37(9):2499e505.

National Disaster: Low Back Pain

ENGLISH :

            Low Back Pain, familiar isn’t? Yes, it’s common thing in many people. Low back pain (LBP) is one of the most reason to come to physiotherapist. It can affects nearly 60-80% of people throughout their lifetime. The lifetime prevalence of low back pain is reported to be as high as 84%, and the prevalence of chronic low back pain is about 23%, with 11-12% of the population being disabled by low back pain (Balagué, 2012).  So high, but that’s happen in other country so how about its prevalence in Indonesia? I get the data from some sources such as Ministry of Health, research from Physiotherapy (UMS) and Faculty of Public Health (UI) that prevalence of people who suffer from low back pain are increase by year. Let’s take a closer look to infograph that I just create ⇓

LBP 1 (INFOGRAPH)

            According to the European Guidelines for prevention of low back pain, low back pain is defined as “pain and discomfort, localized below the costal margin and above the inferior gluteal folds, with or without leg pain”. If you look up for its definition you will get so many result. But then, more or less all of the are same. It definition will describe about pain or symptom that patient can feel in their lower back.

Based on my experiences, there are so many cases of low back pain. The patients will complain about their pain and how it’s  affect ther daily activity. Honestly, the etiology of low back pain are kinda vague. The most common form of low back pain is the one that is called “non-specific low back pain”. See, we physiotherapist called it like that since the etiology of having back pain is unrecognizable and not too specific. You can get it from your job, your sit or stand posture, and even your daily habit. It’s different case if the patient has some problem with specific pathology like tumor, TB, or cancer (back pain can indicate cancer?!!! Ok, I’ll try to explain it later if I have time to write it fufufu).

              As you saw the infograph before, you’ll realise there are some treatment to lessen low back pain symptom. I’ve been come to some seminar and workshop about low back pain. Actually there are so many management that can be used to lessen the pain and you can do it yourself! At home! Really by yourself. But, hoho this is important, You can do it as you know what is your pain come from, what type of your back pain is and bla bla bla. “How can I know it?” Try to look for your trusted physiotherapy or spinal health care practitioner. Believe me, it’s about time you cared for your back, faster is better. They will diagnose and make a decission what’s the best treatment for you? We, physiotherapist also learn how to make patient coping with their daily activity in low back pain condition. Let’s see in my post later for futher information about low back pain. See ya~

.

.

.

.

.

.

BAHASA:

Nyeri Punggung Bawah, cukup familiar bukan? Yap, itu hal yang biasa dirasakan banyak orang. Lihat judulnya? Duh, nyeri punggung bawah itu memang seperti penyakit sejuta umat. Nyeri punggung bawah (LBP) adalah salah satu dari sekian banyak alasan orang untuk menemui fisioterapis. Hal ini dapat mempengaruhi hampir 60-80% orang di sepanjang hidup mereka. Prevalensi seumur hidup nyeri punggung bawah dilaporkan mencapai 84%, dan prevalensi nyeri punggung kronis adalah sekitar 23%, dengan 11-12% populasi terkena nyeri punggung bawah mengalami kesulitan beraktivitas (Balagué, 2012). Begitu tinggi memang, tapi itu terjadi di negara lain jadi bagaimana dengan prevalensinya di indonesia? Aku mendapatkan data dari beberapa sumber seperti Kementerian Kesehatan, penelitian dari Fisioterapi (UMS) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (UI) bahwa prevalensi orang yang menderita Nyeri Punggung Bawah meningkat dari tahun ke tahun. Mari kita lihat lebih dekat infografik yang aku buat diatas↑

Sebelumnya aku udah cari di web apakah ada definisi yang terbaru mengenai nyeri punggung bawah namun (-__-) belum menemukan yang sesuai (Kebanyakan definisi lama) jadi aku sesuaikan dengan definisi internasional aja ya.  Jadi nyeri punggung bawah, nyeri punggung bawah didefinisikan sebagai “rasa sakit dan ketidaknyamanan, terlokalisasi di bawah batas kosta (daerang punggung) dan di atas lipatan gluteal inferior (pantat), dengan atau tanpa nyeri kaki”. Jika Anda mencari definisinya, Anda akan mendapatkan begitu banyak hasil di google sensei. Tapi yaa itu, kurang lebih hampir semua sama. Definisinya kebanyakan akan menjelaskan tentang rasa sakit atau gejala yang dirasakan pasien di punggung bawahnya.

Berdasarkan pengalaman saya, ada banyak kasus nyeri punggung bawah. Pasien akan mengeluh tentang rasa sakit mereka dan bagaimana hal itu mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Jujur saja, etiologi nyeri punggung bawah agak kabur atau kurang jelas. Kok? Bentuk paling umum dari nyeri punggung bawah salah satunya disebut dengan “nyeri punggung bawah yang tidak spesifik”. Haha, kami fisioterapis menyebutnya seperti itu karena etiologinya memiliki tidak bisa dikenali dan tidak terlalu spesifik. Anda bisa mendapatkannya dari pekerjaan Anda, posisi duduk atau berdiri Anda, dan bahkan kebiasaan sehari-hari Anda (tidak ada penyebab utama fufufu). Tapi sebutan itu beda pada pasien yang memiliki beberapa masalah dengan patologi spesifik seperti tumor, TB, atau kanker (sakit punggung bisa menandakan kanker? !!! Ok, nanti akan coba dijelaskan kalau punya waktu untuk menulisnya fufufu).

Seperti yang kamu lihat infograf sebelumnya, kamu akan menyadari ada beberapa manajemen untuk mengurangi gejala nyeri punggung bawah. Saya telah menghadiri beberapa seminar dan workshop tentang nyeri punggung bawah. Sebenarnya ada begitu banyak manajemen yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan kamu bisa melakukannya sendiri! Di rumah! Benar sendiri! Tapi, hoho ini penting, Anda bisa melakukannya bila kamu tahu apa sakit kamu sebenernya, jenis sakit punggung yang bagaimana dan bla bla bla. “Terus bagaimana saya bisa mengetahuinya?” Cobalah untuk mencari fisioterapi atau praktisi perawatan kesehatan tulang belakang. Percaya deh, sudah saatnya kamu kasih perhatian untuk punggung kamu, lebih cepat lebih baik (Bisa tambah buruk kalau ditunda). Mereka akan mendiagnosis dan membuat keputusan apa intervensi atau latihan terbaik untuk Anda? Kami, fisioterapis juga belajar bagaimana membuat pasien mengatasi aktivitas keseharian mereka dalam kondisi nyeri punggung bawah. Untuk info lebih lanjut bisa lihat postingan aku tentang LBP lain yang mungkin akan menyusul atau kamu bisa hubungi kontak dan post di bawah J  Ada pertanyaan??!!!

Physiotherapy, What Is It?

Before we discuss about Physiotherapy further, why we not try to know what’s physiotherapy? Right?!

ENGLISH:

 is health care services that develop, maintain and restore people’s maximum movement and functional ability. They can help people at any stage of life, when movement and function are threatened by ageing, injury, diseases, disorders, conditions or environmental factors (WCPT, 2016). People who studies and master this is called Physiotherapists or Physical Therapist. Physiotherapists help people affected by injury, illness or disability through movement and exercise, manual therapy, education and communication. They maintain health for people of all ages, helping patients to manage pain and prevent disease. In here, I will use Physiotherapy since in Indonesia people used to named it like that.

This professional career has so many specialties. Its include musculoskeletal, neurology, sport, cardiopulmonary, geriatric, women’s health, pediatric, and even ergonomic. Indonesian used to think that Physiotherapy job is around hospital or clinic and just limited to rehabilitation program. Nah, that’s absolutely wrong. Physiotherapy has wide range of health management. This include:

  1. acute care – assessment and diagnosis of an initial injury plus treatment application to encourage healing faster (this come under sport physio on field)

  2. rehabilitation – Physiotherapist will provide variety of interventions that can help patients optimize their physical function and you maintain or back to their daily life.

  3. prevention – in here, physiotherapist will be involved using their knowledge to promote health and wellness, and we can help to reduce the risk of injury

  4. education and communication– Physiotherapist will evolve in development and delivery of physio-education programs aimed toward increasing the public’s awareness of the importance of behaviors which can promote functional mobility throughout their lives.

nice-people-with-physiotherapist_23-2147540357

 

 

BAHASA:

Physiotherapy (read: fisioterapi) disebut juga dengan Physical Therapy adalah layanan perawatan kesehatan yang mengembangkan, merawat dan mengembalikan gerakan maksimal dan kemampuan fungsional seseorang. Mereka dapat membantu orang pada setiap tahap kehidupan atau umur misal saat adanya gangguan pada gerakan dan fungsi tubuh yang terancam oleh penuaan (degenartif), cedera, penyakit, kelainan yang lain, kondisi atau faktor lingkungan (WCPT, 2016). Orang yang belajar dan menguasai hal ini disebut dengan Fisioterapis. Fisioterapis membantu orang yang terkena cedera, penyakit atau cacat tubuh (difabel) melalui gerakan dan latihan, terapi manual, dan komunikasi.

Karir profesional ini memiliki begitu banyak spesialisasi. Hal yang termasuk didalamnya adalah muskuloskeletal, neurologi, sport, kardiopulmoner, geriatri, kesehatan wanita, anak, bahkan ergonomis. Orang Indonesia biasa berpikir bahwa pekerjaan Fisioterapi hanya melulu di  rumah sakit atau klinik dan hanya terbatas pada program rehabilitasi. Dang! Itu benar-benar salah. Fisioterapi memiliki berbagai macam manajemen kesehatan. Didalamnya termasuk:

  1. Perawatan akut – penilaian dan diagnosis cedera awal ditambah aplikasi perawatan untuk mendorong penyembuhan lebih cepat (salah satu conyohnya adalah sport onfield atau fisioterapi saat kompetisi olahraga)
  2. Rehabilitasi – Fisioterapis akan memberikan berbagai intervensi yang dapat membantu pasien mengoptimalkan fungsi fisik dan mempertahankan atau kembali ke aktivitasnya.
  3. Pencegahan – fisioterapis akan dilibatkan menggunakan pengetahuan mereka untuk mempromosikan kesehatan (wellness) jadi tidak hanya orang yang “sakit”, fisioterapi juga menangani orang “sehat” dan melalui itu pula kami dapat membantu mengurangi risiko cedera.
  4. Pendidikan dan komunikasi – Fisioterapis akan berkembang dalam pengembangan dan penyampaian program pendidikan fisiologi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku yang dapat mendorong mobilitas fungsional sepanjang hidup mereka. (Mengenai komunikasi, ini juga sudah tercantum dalam permenkes loo)

First blog post

Hallo, guten morgen yeorobun~

Ugh, so cringey~ It’s my first post. Yes, exactly as title said above, it’s exactly my first blog in my 22 years of live!Yet I don’t know what I want to post in my first post.

OK

How about I start it with my 7 topics that I want to post in da future~

Physiotherapy

Just for your Information, I’m graduated student of physical therapy. I would like to share my knowledge since I wont to make my brain dead by keep it to maself.

Islam

I’m proud to be muslimah and I swear I’ll show you the true Islam *smirk

Travel

I’m not saying I’m traveller but that’s exactly what I’m saying

Movies

My genre of movies are clear, Sci-Fi and animation but it doesn’t mean I don’t watch other genre but yeah I prefer it. Disney x Pixar really make a good collab, Dreamwork animation are never dissapoint me, and yeah I’m always waiting Marvel movies!

KPop

But honestly, I’m much into korean entertainment rather than just kpop. I’ll tell you later.

RANDOMER

Believe me, I’ll post random things in my post later. I just can’t helped it, I like being random.

Yeheeet, just it.